Disusun Oleh
Ns. Maryana, S.SiT, S.Psi., M.kep
EDEMA
Meningkatnya volume cairan ekstraseluler
dan ekstravaskuler disertai penimbunan cairan dalam sela - sela jaringan dan
rongga serosa.
Contoh :
- hydrothorax
- hygropericardium
- hydroperitonium / ascites
Klasifikasi :
Endotel kapiler mrp membran semipermeabel
yg dpt dilalui air & elektrolit scr bebas,sedangkan protein plasma hy
sedikit/terbatas.
Bila permeabilitas kapiler meningkat
maka makin banyak cairan meninggalkan kapiler dan menimbulkan edema.
Edema setempat sering tjd akb
permeabilitas kapiler bertambah oleh radang :
•
Reaksi alergi
•
Gigitan serangga
•
Luka
•
Terkena zat kimia tajam : soda bakar, asam keras.
EDEMA
juga dapat terjadi pada Tekanan darah
kapiler meninggi :
•
Kongesti pasif
tekanan pada vena iliaca oleh kehamilan à edema tungkai
•
Edema kardial
pada payah jantung
•
Obstruksi
portal pada cirrhosis hepatis àascites
•
Edema postural
pada orang yg berdiri lama
Perubahan morfologik pada EDEMA
Edema
lebih nyata pd jaringan lunak atau jaringan ikat yg renggang,misal subcutis.
Bila daerah
tsb ditekan dg jari maka cairan terdorong dan meninggalkan cekungan à pitting edema.
Lebih jelas terlihat pd tempat dg dasar tulang
Alat tubuh yg
edema lebih berat dan besar dp normal
DEHIDRASI
gangguan dalam
keseimbangan cairan karena output melebihi intake sehingga jumlah cairan tubuh
berkurang,disertai gangguan elektrolit.
Dehidrasi dapat tejadi karena :
•
Water
depletion / dehidrasi primer
•
Sodium
depletion
•
Water and
sodium depletion
Gejala khas pada dehidrasi :
•
Haus
•
Air liur
sedikit sehigga mulut kering
•
Oliguri
•
Sangat lemah
•
Gangguan
mental seperti delirium,halusinasi
•
Kematian akan
terjadi bila orang kehilangan air 15-22% total body water.
HIPEREMI
meningkatnya
volume darah dalam pembuluh yang melebar.
terjadi karena jumlah darah arterial pada sebagian
tubuh bertambah :
- alat
tubuh yg sedang aktif
- kulit krn
marah atau malu
- radang
akut akibat panas
HEMORAGI / PERDARAHAN
keluarnya
darah dari susunan kardiovaskuler.
Arti
– arti :
Hematocele
: perdarahan yg terkumpul dalam suatu kantong,mis.dlm kantong testis
Hemarthros :
perdarahan dalam rongga sendi
Menorrhagia : perdarahan endometrium yg abnormal dan
banyak,tjd pada masa haid.
Metrorrhagia :
perdarahan endometrium yg terjadi diantara masa-masa haid.
Hematocolpos :
penimbunan darah dalam vagina.
Hematometra :
penimbunan darah dalam rongga rahim
Hematosalphinx
: penimbunan darah dalam tuba fallopi
Etiologi
perdarahan :
•
Kerusakan
pembuluh darah
•
Trauma
•
Proses
patologik
•
Penyakit yang
berhubungan dengan gangguan pembekuan darah
•
Kelainan pembuluh
darah
Efek perdarahan
•
Perdarahan
otak : gangguan fungsi otak
•
Perdarahan rongga
pleura : volume paru mengecil
•
Perdarahan rongga
pericardium : gangguan pengisian jantung
•
Perdarahan
akut di keras à sirkulasi kollaps à kematian
SHOCK
Keadaan
yg disebabkan oleh defisiensi sirkulasi akibat disparitas(ketidakseimbangan)
antara volume darah dg ruang vaskuler.
PATOGENESIS SHOCK
•
Permeabilitas
kapiler bertambah àcairan keluar dari pembuluh menuju jaringan àvolume darah
berkurang ( hemokonsentrasi )
•
Darah hilang
akibat luka à volume darah berkurang
•
Cairan hilang
akibat diare atau muntah à volume darah berkurang
•
Pelebaran
kapiler dan venula pada alat dalam à darah seolah - olah dihisap oleh pembuluh yang
melebar àdarah yang mengalir dalam sirkulasi berkurang
Perubahan morfologik akibat shock :
•
Gangguan
sirkulasi : hiperemi pada alat tubuh thorax dan abdomen,petechie dalam rongga
serosa,edema pada alat2 yg lain
•
Pada alat2
dalam dapat ditemukan berbagai tingkat degenerasi dan nekrosis terutama pada ginjal,hati,jantung
dan kelenjar adrenal
TROMBOSIS
Trombus adalah suatu benda yang tersusun oleh dan
dari unsur – unsur darah didalam
pembuluh darah atau jantung
Thrombosis adalah proses pembentukan thrombus
Penyebab :
•
Perubahan pada
endotel kapiler
- atherosclerosis
•
Perubahan pada
aliran darah
- varices
•
Perubahan pada
konstitusi darah
- pasca pembedahan
EMBOLUS
suatu benda
asing yang tersangkut pada suatu tempat dalam sirkulasi darah
Prosesnya disebut embolisme.
Jenis embolus :
•
Embolus padat
: trombus, sel tumor ,bakteri ,jaringan
•
Embolus cairan
: sel lemak, cairam amnion
•
Embolus gas :
udara,gas nitrogen,CO2
95% embolus berasal dari trombus
Embolus dapat ditemukan dalam vena ,arteri ,limfe ,jantung
Embolus yang dapat menimbulkan kematian mendadak :
•
Embolus kecil
tersangkut dalam arteri coronaria
•
Embolus yang lebih
besar dalam arteri pulmonalis
Embolus vena
•
Berasal dari
vena tungkai bawah dan pelvis
Embolus arteri
•
Berasal dari
trombus dalam jantung
Embolus lemak
•
Fraktur tulang
panjang : femur,tibia
•
Luka bakar
radang pada tulang atau jar lemak
Embolus cairan amnion
•
Kematian
mendadak pada wanita melahirkan
•
Embolus dalam
arteri pulmonalis mengandung jaringan epitel kulit bayi, vernix
caseosa,lendir,lanugo
Embolus gas
•
Bedah thorax, Tranfusi
darah,infus cairan
ISKHEMI
anemia
setempat akibat berkurangnya status terputusnya perbekalan darah
Iskhemi dpt tjd pada :
•
Trombosis
•
Embolisme
•
Arterisclerosis
•
Tekanan terhadap
pembuluh dari luar
•
Ligatur
•
Torsi
INFARK
nekrosis
iskhemik setempat akibat insufisiensi aliran darah
Biasanya
akibat sumbatan aliran arteri tetapi dapat juga karena obstruksi vena
Dapat terjadi pelan – pelan atau cepat
RADANG
Tanda-tanda
utama :
RUBOR ( warna
merah )
•
Terjadi karena
jaringan yang meradang mengandung banyak darah akibat kapiler melebar
CALOR ( panas )
•
Akibat
sirkulasi darah yang meningkat
TUMOR ( pembengkakan
)
•
Disebabkan
sebagian oleh hiperemi sebagian besar oleh eksudat yang terjadi pada radang
DOLOR ( rasa
nyeri )
•
Karena tekanan
yang meninggi pada jaringan
EKSUDAT
adalah
cairan dan sel yang keluar dari kapiler masuk ke dalam jaringan pada waktu
radang.
Eksudat bening / jernih
•
Mengandung
sedikit fibrin dan sel
Eksudat fibrinosa
•
Mengandung
banyak fibrin
Eksudat purulen
•
Mengandung
banyak sel polinukleus yg mati dam mencair karena lisis
Eksudat hemoragik
•
Mengandung
eritrosit
PENYAKIT INFEKSI
Organisme
( bakteri,virus,jamur ) adalah penyebab terpenting yang dapat merusak jaringan
dan menimbulkan penyakit
JENIS INFEKSI
1.Furunkel
(bisul) dan karbunkel
- Infeksi kulit supuratif bersifat setempat
- Dapat tunggal atau
berganda
- Karbunkel: letak infeksi > dalam
2.Pneumonia
bakterialis
3.Pharyngitis,tonsilitis,sinusitis
- infeksi oropharynx dan tract respiratorius bagian
atas lebih sering disebabkan oleh streptoko
- bila disebabkan oleh staphylokokus
radang keras,edema,hiperemi,exudat supuratif
4.Enteritis acuta
- kejang pada
dinding perut,diare disertai suhu badan meninggi,dehidrasi dan kehilangan
cairan elektrolit