Disusun Oleh
Ns. Maryana, S.SiT, S.Psi., M.kep
•
Patologi merupakan ilmu yang mempelajari
penyakit.
PENYAKIT
Suatu kondisi dimana terdapat keadaan
tubuh yang abnormal, yang menyebabkan hilangnya kondisi normal yang sehat.
a.
KARAKTERISTIK PENYAKIT
Etiologi
: sebab
Patogenesis
: mekanisme terjadinya penyakit
Manifestasi klinis dan
patologis : paparan
fungsi dan struktur
Komplikasi
dan cacat
Prognosis
: kemungkinan hasil akhir gangguan atau penyakit.
Epidemiologi
: studi tentang seberapa sering suatu penyakit terjadi pada seseorang.
b. ETIOLOGI
PENYAKIT
Faktor genetik
Multifaktor
Faktor
lingkungan :
- bakteri,
virus, jamur
- bahan kimia
- radiasi
- trauma mekanik
c. PATOGENESIS
Proses Radang
: suatu respon terhdp berbagai mikro
organisme dan berbagai jenis bahan yang
merugikan menyebabkan kerusakan
jaringan.
Degenerasi
: kemunduran sel atau jaringan.
Karsinogenesis
: mekanisme dimana bahan karsinogen
menyebabkan terjadinya kanker.
Reaksi
imun : reaksi sistem imun tubuh
yang tak diinginkan.
d. MANIFESTASI BENTUK DAN FUNGSI KELAINAN
BENTUK
- lesi yang mengisi ruang, menghancurkan, menekan
jaringan sehat didekatnya.
- penimbunan yang berlebihan dalam organ.
- letak jaringan yang abnormal akibat invasi,
metastasis atau pertumbuhan abnormal.
- hilangnya jaringan sehat dari permukaan atau
dari dalam organ.
- obstruksi aliran normal dalam saluran.
e. KELAINAN FUNGSI
- Sekresi berlebihan dari produksi sel
- Sekresi yang tidak mencukupi
- Gangguan konduksi saraf
- Gangguan kontraktilitas struktur otot
f. KOMPLIKASI DAN CACAT
Penyebaran
organisme penyebab infeksi dari tempat asal masuknya kuman.
g. PROGNOSIS
Perkiraan
terhadap perjalanan suatu penyakit.
Ilmu patologi kelainan dibagi atas:
•
Perubahan
retrogresif-progresif
•
Gangguan
cairan tubuh, elektrolit dan darah
•
Radang
•
Kelainan
kongenital / bawaan lahir
•
Neoplasma
: tumor
•
Trauma
A.
KELAINAN
RETROGRESIF DAN PROGRESIF
Retrogresif / regresif
: proses kemunduran
1.
Atrofi
: penyusutan jaringan otot
Ada 3 macam atrofi :
a)
Atrofi
fisiologis : kelenjar thymus, ductus omphalomesentericus
b)
Atrofi
senilis : mengecilnya alat tubuh pada
lansia, penyebab pengaruh endokrin, dll
c)
Atrofi
setempat (local atrophy)
d)
Atrofi
inaktifitas (disuse atrophy) : poliomyelitis
HIPOFLASI
Akibat
desakan terus menerus/lama yang mengenai suatu alat tubuh/jaringan.
HIPERFLASI
Membesarnya
alat tubuh karena pembentukan atau tumbunya sel-sel baru, contohnya tyroid.
HIPERTROFI
Bertambahnya
volume suatu jaringan / alat tubuh contohnya jantung, ginjal.
METAPLASI
Perubahan
suatu jenis jaringan dewasa menjadi jaringan lain.
DISPLASI
Perubahan
kearah kemunduran pada sel dewasa tampak dalam bentuk dan ukuran.
ANAPLASI
Proses
kemunduran contohnya tumor.
2.
DEGENERASI
Perubahan morfologi akibat perubaan struktur sel.
3.
INFILTRASI
Terjadi akibat gangguan sistemik akibat
adanya metabolit yang menumpuk dalam jumlah yang berlebihan.
4.
NEKROSIS
Kematian sel dan kematian jaringan pada
tubuh yang hidup.
Penyebab Nekrosis :
•
Iskhemi
: supply oksigen dan makanan terputus
- infark :
kerusakan sel
•
Agen
biologik : toxin bakteri
•
Agen
kimia : gas mustard, sublimat
•
Agen
fisik: trauma, suhu yang ekstrim ( panas / dingin ), listrik, cahaya matahari,
tenaga radiasi
•
Kerentanan
/ hipersensitif
5.
PIGMENTASI
a)
Pigmentasi
eksogen : debu, karbon,
b)
Pigmen
Endogen : Peruntuhan haemoglobin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar